 |
Ada
usaha yang gigih dari Rotorcorp dan Peddot Production untuk menghadirkan dua
album yang sama-sama mencantumkan label Punk pada sampul album mereka. Yang
pertama, PUNK KLINIK yang menghimpun 13 grup punk dengan berbagai warna, corak
dan gaya punk. Yang kedua, indie label murni yang menampilkan Bolong dengan
stempel Punk Grunge.
Baik PUNK KLINIK maupun BOLONG yang mencantumkan tajuk Expression, adalah
Bunga-bunga punk yang semula tumbuh subur melalui panggung-panggung Underground.
"Salah satu ukuran kami menggarap album kompilasi itu adalah frekuensi mereka
pentas di panggung," Kata Krisna J. Sadrach, produser dari rotorcorp (baca juga
cerita Utama Gebrakan Punk hal.3).
Wajar saja jika 13 nama band punk dalam PUNK KLINIK ini adalah nama yang tidak
asing lagi bagi pecinta musik Underground. Yaitu Pantople yang sudah lebih dulu
hadir lewat Awas Polisi, Hellcops, Clinic, 142% Chaos, Paku Payung, Lithium,
Shock Pestol, Stone Acne dan Army Style. Sementara bagi Bolong, merasa lebih
asik untuk melenggang sendiri lewat produksi sendiri pula alias indie label.
Kedua album ini sebenarnya sama-sama masih berkutat dalam jalur indie label.
Namun PUNK KLINIK pasti akan lebih mampu menjangkau daerah edar yang lebih luas.
Sebab album kompilasi ini diedarkan lewat distributor besar. Perkara indie label
ini tentu bukan tanpa alasan. Melihat ekspresi musik mereka yang "langsung
gebrak", keras, kasar bahkan kadang menonjok hidung, memang membuat perusahaan
rekaman major label berpikir panjang untuk memproduksi jenis album seperti itu.
Inilah salah satu kendala dan resiko jenis-jenis musik Underground seperti kedua
album Punk ini.
Musik Punk yang menggelegar dalam pukulan tiga kord adalah sudah bawaan lahir
musik itu. "Langsung gebrak, kasar, ekspresif, brutal dan keras dan
kadang-kadang malah dibumbui lirik yang sarkastik dan sinis, adalah memang
ekspresif dasar musik Punk. Itu sebabnya jenis musik ini sering disebut pula
sebagai akar rock and roll sebelum di olah menjadi berbagai ekspresif rock,
seperti progresif rock, art rock atau heavy rock. Dan itu pula asiknya menikmati
Punk.
Tentu dalam dua album ini ada beberapa bumbu penyedap yang membuat sajian mereka
tidak monoton. Ada sentuhan Ska, Metal, etnik dan Grunge begitupula techno,
bahkan permainan secata akustik seperti ditampilkan oleh BOLONG dalam lagu
Friend. Khusus untuk Friend ini, bolehlah disebut terobosan yang membanggakan.
Setidaknya, ini memberi sentuhan adem dan menepis anggapan bahwa punk itu tidak
indah. <bibin MuMu>
<< back
|
 |